CONTAINER HOUSE PROJECT

Program in Developing Eco-Campus in The State University of Surabaya by Tugboat Co. Ltd Japan.

What For...

Indonesia terus mengalami perkembangan dalam segala bidang, namun dalam bidang pendidikan, salah satunya adalah kurang tersedianya tempat tinggal bagi mahasiswa. Kenyataanya lembaga pendidikan yang bagus berkonsentrasi di kota – kota besar, dan terjadi kurangnya tempat tinggal “asrama mahasiswa” untuk mahasiswa yang berasal dari luar daerah dan jauh dari universitas. Begitu pula dengan UNESA, dari sekitar 34.000 mahasiswa, hampir 70% mahasiswa yang terdaftar adalah dari luar daerah, dari jumlah tersebut banyak yang tinggal diluar kampus, karena kurangnya asrama. Tugas mahasiswa adalah belajar di universitas. Untuk itu, diperlukan lingkungan yang aman dan tenang serta dekat dengan kampus untuk tempat tinggal. Usulan kami kali ini adalah membangun sebuah  contoh asrama mahasiswa dari container (untuk mahasiswa asing) guna mengatasi kurangnya asrama mahasiswa.

What We Do...

Hal yang kami lakukan adalah mengatasi kurangnya asrama mahasiswa, usulan tersebut adalah ” asrama mahasiswa yang ECO ” dengan 3 konsep yaitu:

  • Membuat asrama secara cepat dengan kualitas yang bagus (tergantung model dan dapat mengurangi limbah)
  • Membuat asrama yang ramah lingkungan (asrama yang sesuai dengan ECO CAMPUS)
  • Dapat disesuaikan tergantung kebutuhan (bangunan bisa di tambah dan dikurangi bahkan bisa dipindah)

How We Do...

1. Proses Pembangunan Asrama Kontainer

Di Indonesia, tidak bisa memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk membangun. salah satu alasan itu adalah mobilisasi material karena kemacetan lalu lintas. Sehingga kemajuan pembangunan tidak sesuai rencana, karena untuk pindah dari lokasi ke lokasi yang lain membutuhkan waktu, dan itu tidak bisa diperkirakan. Selain itu, faktor terbesar adalah kurangnya jumlah tenaga teknik dan tergesa-gesanya pembangunan tanpa melihat segi lingkungan, dan lain sebagainya. Kami berencana membuat tempat tinggal berkualitas baik dengan model container yang dikerjakan di pabrik dan diproses dengan waktu yang singkat

2. Asrama Mahasiswa yang Mendukung Program Eco-Campus

Yang kedua adalah, asrama mahasiswa yang ramah lingkungan yang tinggi, dengan kata lain asrama mahasiswa ini cocok dengan program eco campus yang dibuat. Agar panas dari atap, dinding, dan jendela tidak masuk dalam ruangan, kami menggunakan isolator, penghijauan pada diding bersamaan dengan penyiraman atap dengan sumber air dari dalam kampus dapat menurunkan suhu pada dinding dengan menggabungkan berbagai fungsi lingkungan. Selain itu, proyek pertama asrama mahasiswa asing ini cocok dengan kota pelabuhan sehingga banyak container bekas yang dapat dimanfaatkan. Dapat dikatakan ini adalah penggunaan kembali barang tak terpakai dan sesuai konsep “ECO CAMPUS”

3. Bangunan Bisa Ditambah, Dikurangi, dan Bahkan Ditambah

Bangunan pada umumnya setelah selesai dibangun, tidak bisa untuk dipindahkan. Satu lagi keuntungan dari bangunan modular, tergantung keperluan bangunan ini bisa dengan mudah ditambah, dikurangi dan dipindah. Container yang digunakan dibuat berdasarkan ISO standart internasional. Jika bagian dalam diisi penuh, container 20 feet bisa menampung beban sekitar 24 ton sedangkan  container  40 feet sekitar 30 ton yang ternyata dibuat   dengan standar sampai 9 tumpukan pun tidak akan rusak. Dan container tersebut mampu bertahan dengan 15 kali kekuatan gempa jepang yang disebut dunia paling kuat. Container telah terbukti menjadi rumah yang nyaman dan aman mewaliki kota pelabuhan Surabaya dan menggambarkan ECO CAMPUS.